Thursday, August 16, 2018

I've Been Killing Slimes For 300 Years - Chapter 26 Bahasa Indonesia

Chapter 26 - Tindakan Balasan


Begitu Harukara dan aku meninggalkan desa, kami berdua segera kembali ke rumah kami.
Sejauh ini, aku berita tentang harukara sudah menyebar...... rencanaku agar orang percaya harukara adalah muridku menjadi bumerang.

“Pertama-tama, untuk saat ini, kamu dilarang pergi keluar. Meskipun itu melegakan berita tentangmu tidak terlau menyebar, kamu masih satu-satunya elf di sekitar daerah ini; jadi mungkin kamu akan dicurigai. Untuk sementara, hindari kontak dengan orang-orang di desa. ” (Azusa)

“ Ya …… Aku akan berhati-hati …… ” (Harukara)

Ketika Harukara kembali ke rumah, dia gemetar.

“Dia tidak datang, kan ……? Beelzebub dan yang lainnya tidak datang, kan ......? ” (Harukara)

“Ayolah, semuanya akan baik-baik saja. Tidak ada satupun di desa yang bertanya, 'Apakah kamu yang bernama Harukara?', Kan? atu sejenisnya, kita menghindari pertanyaan itu. Setidaknya ... semoga saja begitu …… ” (Azusa)

Meski demikian, itu tetap berbahaya.

“Leica, bisakah kamu mengevakuasi anak-anak ke rumahmu?” (Azusa)

“Ya, aku berpikir begitu.” (Leica)

Leica berkata begitu, dan aku benar-benar lega.

“Kalau begitu, tolong.” (Azusa)

Aku berencana untuk melindungi Harukara, tetapi setelah mengatakan itu, perlu juga untuk mencoba melindungi para putriku dari bahaya apa pun. Jika aku tidak bisa melindungi semua orang, maka aku akan gagal.

"Kaa-san, Sharusha juga ingin bertarung ..." (Sharusha)

Dengan wajah seolah berpikir, Sharusha menghampiriku.

"Sebelumnya, aku mencoba membunuh Kaa-san dan karena itu, aku ingin melindungi Kaa-san saat ini—" (Sharusha)

Aku memeluk Sharusha dengan kuat.

“Terima kasih, Sharusha. Namun, perasaanmu itu membuatku bahagia. Kamu adalah putriku, dan melindungi putrinya adalah pekerjaan seorang ibu. ” (Azusa)

“ Tapi, Beelzebub sangat berbahaya; aku sudah membacanya di buku …… ” (Sharusha)

Lalu, Farufa berlari.

Dia mengambil tangan Sharusha.

“Sharusha, kamu tidak bisa melihat keadaan? Mama sedang bermasalah! Sharusha, ini mungkin seperti kita sedang berbakti kepada ibu, tapi itu bukan berbakti sama sekali! ” (Farufa)

Seperti yang diharapkan, meskipun kata-katanya kekanak-kanakan, Farufa adalah kakak .

“Ya …… Onee-san.” (Sharusha)

Sharusha menyerah.

“Azusa-sama, musuh adalah iblis tingkat tinggi. Master mungkin ingin memperkuat penghalang lebih kuat lagi. Sebuah penghalang untuk mengusir iblis diajarkan oleh manusia, aku pikir master dapat membuat yang sejenis dengan Penciptaan Sihir. ” (Leica)

“Ide bagus Lecia. Jika itu masalahnya, itu adalah salah satu hal yang aku baca di grimoires. ” (Azusa)

“ Lalu aku akan kembali menjadi naga dan menuju rumah orang tuaku. Maaf merepotkanmu Azusa-sama, tapi tolong datang dan panggil aku untuk mengonfirmasi keselamatanmu. Ini untuk tindakan keamanan. " (Leica)

" Ya. aku mengerti. Semoga harimu menyenangkan. ” (Azusa)

Makan siang yang sudah disiapkan tidak dimakan, dan ketiga orang itu meninggalkan rumah dengan terburu-buru, lalu terbang menjauh. Karena itu, ada serangga kecil yang terbang di dekat meja makan siang. makan yang tidak dimakan, bisa dibekukan dengan sihir es.

Ketika aku meninggalkan rmahku, aku memasang penghalang di sekitarnya untuk mengusir iblis.

"Jika ada iblis tingkat tinggi, dia mungkin bisa menembusnya, tapi itu akan baik-baik saja karena mereka harus seluruh energi mereka untuk menembusnya." (Azusa)

aku juga punya level cheat di sini. Ini akan efektif untuk untuk melawan iblis. Tidak ada yang terjadi siang hari atau bahkan di malam hari. Mungkin mereka tidak akan datang dan menyerang sekarang?

“dengan keadaan sekarang, aku harap kita tidak diserang. “ (Azusa)

Itu sudah dikatakan sejak lama, tapi sepertinya iblis lebih aktif di malam hari. Mungkin saat itulah mereka akan datang …… ”

“ Gee ...... kalau memang seperti itu, aku tidak bisa tidur dengan nyenyak …… ” (Harukara)

Selama makan malam, juga tidak ada serangan. Apakah tidak ada hari ini? Tetap saja, lalat-lalat itu berdengung, tetapi di dunia ini, aku tidak terlau mengurusnya karena ada pestisida. Setelah makan, Harukara meminum “Nutritious Alcohol”. Dalam arti, Harukara seperti pelakunya yang telah terpojok.

“Sudah menjadi kebiasaan bagiku minum ini di malam hari ……” (Haruakara)

Meskipun botol itu cukup berat, ketika Harukara datang, tas itu ada di dalam tasnya. Menjual ini akan membuatnya terlibat masalah.

“Harukara, tidurlah di kamarku hari ini.” (Azusa)

“-tidak mungkin, Master itu wanita ......?” (Harukara)

“Jika kamu terpisah dariku, akan lebih sulit bagiku untuk melindungimu!” (Azusa)

Karena aku merasa cukup mudah tertidur, Harukara bisa berakhir diserang saat aku tidur.

"apa begitu? .... Aku minta maaf ......" (Harukara)

Tempat tidur Harukara dipindahkan ke kamarku, di sebelahku. Seperti yang diharapkan, akan buruk jika hanya ada satu tempat tidur. itu terlalu sempit. aku berbicara dengan harakura dengan suara keraas.

“Eh ~, ukuran Melon? Itu terlalu dibesar-besarkan ~. Paling banyak, mereka hanya sebesar jeruk ~. Nutritious Alcohol pantatku berukuran buah buah persik, hanya bercanda ~. ” (Azusa)

Apa yang kamu impikan? Tidak ada *rasa urgensi!
(Catatan : keharusan yang mendesak; hal sangat penting sumber KBBI)

Keesokan harinya, dan satu hari setelahnya, tidak ada pergerakan. Itu sendiri adalah hal yang sangat menyenangkan, tetapi itu juga adalah beban mengetahui kami tidak pernah benar-benar aman. Untuk berapa lama gaya hidup ini akan berlanjut?

Haruka juga minum "Alcohol Nutrition" malam itu.
Meminumnya di malam hari sudah menjadi rutinitas harian Harukara. Tampaknya seseorang dapat bertahan sepanjang malam setelah meminumnya. aku duduk sepanjang malam tanpa tidur.

“Puha—! Seperti yang diharapkan, selama aku memiliki 'Alcohol Nutrition', aku merasa seperti bisa bertarung di malam hari juga! " (Harukara)

Meskipun seseorang mungkin mengatakan untuk bertarung, tolong maafkan aku karena melawan Beelzebub.

"Kamu suka itu, bukan?" (Azusa)

“karena filosofi pembuat obatku adalah untuk menciptakan sesuatu yang aku ingin coba sendiri. Selain itu, bukankah Master juga ingin meminumnya? aku punya cukup banyak. " (Harukara)

" Apa? aku tidak meminumnya. ” (Azusa)

Karena mengandalkan minuman energi mengingatkanku ketika bekerja diperusahaan, aku menjaga jarak dari mereka.

“Tidak, itu tidak benar. Dengan keadaan sekarang, aku telah mengurangi jumlah yang kuminum perhari. Aku sudah tidak punya stok, jadi besok, aku harus menggunakan tanaman obat untuk membuat yang baru besok. ” (Harukara)

“ Eh ……? Aku benar-benar tidak ingin meminumnya… .. ” (Azusa)

“ Kau-kau bercanda, kan ……? ” (Harukara)

“ Itu bukan lelucon. Aku tidak akan mengatakan lelucon dengan keadaan seperti ini. ” (Azusa)

Harukara dan aku saling memandang. Wajah kami berdua cukup biru. Apakah kamu tidak merasa seperti sesuatu yang sangat buruk sedang terjadi? —- Kemudian, ada Po ~~~~ n, dan ada yang lewat.
Itu bug. By the way, ada bug di ruangan selama beberapa hari terakhir. Setelah melihat lebih dekat, serangga bersayap kecil itu adalh seekor lalat. aku memiliki perasaan yang aneh dan tidak  menyenangkan.

“Hei, Beelzebub bukan lalat, kan?” (Azusa)

“Itu benar, meski aku tidak akrab dengannya, itu disebut penguasa lalat.” (Harukara)

“Maka itu tidak mungkin ……………………………… ………… itu terbang? ” (Azusa)



No comments:

Post a Comment